Nama Ilmiah : Schleichera oleosa
Daerah Asal : India
Nama Daerah : kosambi, kusambi, khosambi, sambi, komi botani
Asal Bibit : okulasi
Iklim Tumbuh Optimal : dataran rendah sampai dataran tinggi
Kebutuhan Sinar Matahari : sepanjang hari
Ukuran Pot Minimal : diameter lebih dari 60cm
Media Tanam : tanah dan humus
Penyiraman : sehari 1x
Ukuran Tanaman Saat Ini : 100cm
Pemupukan : sebulan sekali dengan pupuk NPK Daun
Buah seperti buah kelengkeng ataupun buah duku rasanya seperti buah asam
(yang kami jual)
Kesambi atau kosambi (Schleichera oleosa) adalah nama sejenis pohon daerah kering, kerabat rambutan dari suku Sapindaceae.
kesambi dimanfaatkan untuk menyamak kulit, mewarnai batik, mengelatkan nira agar tidak masam ketika difermentasi, serta untuk campuran lulur. Pepagan yang digerus halus dan dicampur minyak, digunakan sebagai obat kudis. Daunnya yang muda, mentah atau direbus, dimakan sebagai lalap. Buah kesambi yang telah masak dimakan segar, atau, mentahnya dijadikan asinan.
Bijinya, langsung atau setelah lebih dulu dipanggang sebentar, dikempa untuk mendapatkan minyaknya. Minyak kesambi ini (Jw., kecacil) mengandung sedikit asam sianida, dan digunakan untuk mengobati kudis dan luka-luka.
Biji “kosambi” dilapisi dan diselimuti oleh kulit yang berwama cokelat, bentuknya bulat panjang dengan ukuran antara 6-14 mm. Mudah pecah dan daging bijinya mengandung 70 persen minyak sangat ber”manfaat” sebagai bahan pembuatan minyak gosok. Minyak yang berasal dari biji “kosambi” sangat baik untuk mengobati penyakit dalam, kudis dan luka-luka. Dalam upaya pengembangan biodisel, biji “kosambi” dapat diolah menjadi minyak pelumas, pembuatan lilin, industri batik, dan bahan membuat sabun. Menurut beberapa hasil penelitian, kulit biji “kosambi” sangat cocok untuk pertumbuhan jagung lokal. Pada masa perjuangan, minyak “kosambi” terkenal di kalangan tentara Kraton Jogjakarta sebagai minyak gosok badan, dan disebut dengan minyak Makassar. Minyak ini dibawa tentara Raja Gowa yang membantu kraton, yang dikenal dengan nama minyak nileo. Hasil penelitian menyebutkan, minyak biji “kosambi” dapat pula diolah menjadi salep dan industri obat-obatan lainnya. Minyak biji “kosambi” biasanya diberi tambahan ramuan pengharum dan dijadikan minyak gosok badan. Sangat berkhasiat/ber”manfaat” dalam pengobatan penyakit punggung dan dada pada penderita batuk. Apabila di”manfaat”kan sebagai minyak rambut maka dapat merangsang pertumbuhan rambut (anti botak).